Tuesday, 24 September 2013

Awas! Charger 'Oplosan' Picu Risiko Ponsel Meledak

Jakarta - Dijelaskan pada artikel bapak sebelumnya "Fast charger dengan voltase tinggi memperpendek umur baterai Anda. Sebab charger dengan voltase terlalu tinggi (>4,2V/cell) dapat merusak baterai dan berbahaya"

Apabila baterai ponsel di-charge dengan ampere yang lebih tinggi dari charger bawaan (misal smartphone dengan charger bawaan 1A di-charge dengan charger bawaan tablet 2A) -- termasuk dengan menggunakan charger oplosan (tidak original yang tidak sesuai kapasitasnya). Apakah kebiasaan tersebut juga dapat merusak baterai? atau hanya berpengaruh pada kecepatan proses chargenya saja?

[Alfons]

Baterai memang lebih cepat penuh dan kapasitas juga meningkat jika di-charge dengan voltase lebih tinggi, namun harga yang dibayar adalah life cycle baterai menjadi lebih pendek. Dan ada risiko meledak jika di-charge melebihi 4,2V/cell.


(jsn/ash) http://images.detik.com/content/2012/08/02/1204/112824_alfons500.jpg Alfons Tanujaya Alfons Tanujaya mantan bankir yang merintis karir di dunia IT sejak tahun 1998, tahun 2000 mendirikan PT. Vaksincom dan aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia melalui mailing list vaksin@yahoogroups.com. Alfons juga aktif menjadi nara sumber bagi media nasional dan menulis artikel malware dan sekuriti pada media IT terkemuka di Indonesia sampai saat ini. Penggemar kuliner ini dapat dihubungi di alfons@vaksin.com, Facebook dan Twitter @vaksincom.

No comments:

Post a Comment