Jakarta - Dijelaskan pada artikel bapak
sebelumnya "Fast charger dengan voltase tinggi memperpendek umur baterai
Anda. Sebab charger dengan voltase terlalu tinggi (>4,2V/cell) dapat
merusak baterai dan berbahaya"
Apabila baterai ponsel di-
charge
dengan ampere yang lebih tinggi dari charger bawaan (misal smartphone
dengan charger bawaan 1A di-charge dengan charger bawaan tablet 2A) --
termasuk dengan menggunakan charger oplosan (tidak original yang tidak
sesuai kapasitasnya). Apakah kebiasaan tersebut juga dapat merusak
baterai? atau hanya berpengaruh pada kecepatan proses chargenya saja?
[Alfons]
Baterai memang lebih cepat penuh dan kapasitas juga meningkat jika di-
charge dengan voltase lebih tinggi, namun harga yang dibayar adalah
life cycle baterai menjadi lebih pendek. Dan ada risiko meledak jika di-
charge melebihi 4,2V/cell.
(jsn/ash)
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya mantan bankir yang merintis karir di dunia IT
sejak tahun 1998, tahun 2000 mendirikan PT. Vaksincom dan aktif
mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang
malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia melalui mailing list
vaksin@yahoogroups.com.
Alfons juga aktif menjadi nara sumber bagi media nasional dan menulis
artikel malware dan sekuriti pada media IT terkemuka di Indonesia sampai
saat ini. Penggemar kuliner ini dapat dihubungi di
alfons@vaksin.com, Facebook dan Twitter @vaksincom.
No comments:
Post a Comment