Ahmad Luthfi - Okezone
(Foto: Vr-zone)
CALIFORNIA - Robot Dynamic Autonomous
Spawled Hexapod (DASH) bisa berubah menjadi bentuk yang menyerupai
serangga berjalan. Terbuat dari bahan plastik dan karton, tetapi bahan
polimer khusus di antara lapisan kardus memungkinkan kerangka untuk
menjadi fleksibel.
Dilansir Vr-zone, Jumat (6/9/2013), robot ini disebut juga 'exoskeleton', yang dapat berubah bentuk dari robot 'funky' menjadi robot kecoak raksasa. Robot ini bisa pergunakan untuk menakut-nakuti orang lain.
Kabarnya, robot kecoak ini bisa merangkak mengesankan dengan jarah tempuh 1,5 meter per detik. Memiliki kemampuan bergerak cepat hingga perjalanan satu mil, robot mirip serangga ini juga bisa terus berjalan walau di permukaan yang kasar.
Proses perakitan DASH adalah seperti perakitan model pesawat terbang di tingkat rendah. Daripada susah payah mengerjakan perakitan robot tersebut, disediakan harga USD100 untuk proses jasa perakitan.
Pembeli juga bisa membayar USD65 dan menyusun robot kecoak itu secara mandiri. Robot dengan mikrokontroler Arduinos onboard ini memungkinkan untuk update masa depan dan perangkat diharapkan bisa dikembangkan untuk mendukung pengendalian robot menggunakan aplikasi telefon. (ahl)
Dilansir Vr-zone, Jumat (6/9/2013), robot ini disebut juga 'exoskeleton', yang dapat berubah bentuk dari robot 'funky' menjadi robot kecoak raksasa. Robot ini bisa pergunakan untuk menakut-nakuti orang lain.
Kabarnya, robot kecoak ini bisa merangkak mengesankan dengan jarah tempuh 1,5 meter per detik. Memiliki kemampuan bergerak cepat hingga perjalanan satu mil, robot mirip serangga ini juga bisa terus berjalan walau di permukaan yang kasar.
Proses perakitan DASH adalah seperti perakitan model pesawat terbang di tingkat rendah. Daripada susah payah mengerjakan perakitan robot tersebut, disediakan harga USD100 untuk proses jasa perakitan.
Pembeli juga bisa membayar USD65 dan menyusun robot kecoak itu secara mandiri. Robot dengan mikrokontroler Arduinos onboard ini memungkinkan untuk update masa depan dan perangkat diharapkan bisa dikembangkan untuk mendukung pengendalian robot menggunakan aplikasi telefon. (ahl)
No comments:
Post a Comment